ABSTRAK

Musri’ah, 2017   Meningkatkan Hasil Belajar IPA Tentang Akar Melalui Metode Observasi Siswa Kelas IV SDN Temu I Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro

Kata Kunci: Hasil belajar IPA, Metode Observasi

Pembelajaran mata pelajaran IPA tentang akar pada siswa kelas IV SDN Temu Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, selama ini  tingkat penguasaan materi masih sangat rendah. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata Nilai Ebtanas Murni (NEM) Ilmu Pengetahuan Alam yaitu 4.35 di SDN Temu Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro yang rata-rata masih rendah bila dibandingkan dengan pelajaran lainnya. Sedangkan Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM ) Ilmu Pengetahuan Alam kelas IV semester yaitu 65 juga tidak tercapai. Ini menunjukkan mutu pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di SDN Temu Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro khususnya kelas IV belum baik

Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Temu Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.

Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, nilai rata-rata siklus I (61,2), nilai rata-rata siklus II (81,2). sedangkan aktifitas siswa disiklus I adalah siswa yang aktif sebanyak 5, sedang sebanyak 8, pasif sebnyak 5. Aktifitas guru disiklus I tahap persiapan kurang lengkap, tahap pelaksanaan berjlan sesuai RPP, tahap evaluasi dilaksanakan dengan baik. Aktifitas siswa disiklus II adalah siswa yang aktif sebanyak 8, sedang sebanyak 0, pasif sebanyak 0. Aktifitas guru disiklus II tahap persiapan sangat lengkap, tahap pelaksanaan berjalan sesuai RPP, tahap evaluasi berjalan dengan baik

Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode observasi berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa kelas IV SDN Temu Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, serta motode pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.

Baca Juga Proposal Penelitian Tindakan Kelas

Bagikan dengan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *